Lokasi kejadian berada di Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Rabu, 15 Juni pukul 14.00 Wita. Diungkapkan oleh ahli Geoteknik bahwa bencana dapat terjadi akibat likuifaksi. Dari hasil pengamatan, peristiwa Amurang bisa diakibatkan oleh dua faktor. Yaitu faktor geologi dan geoteknik. Jika dilihat dari kejadiannya di lokasi, cenderung itu adalah masalah geologi. Karena terjadi subsidensi atau amblasan. Adapun faktor geoteknik yakni Likuifaksi bukan akibat gempa tapi akibat gelombang dan pasang surut air laut dan air sungai juga dapat menjadi faktor penyebab bencana di Amurang.
Berdasarkan data peta kerentanan zona likuifaksi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Badan Geologi Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, bahwa Kota Manado juga memiliki zona merah yang sama dengan lokasi bencana di pesisir pantai Amurang. Dampak dari kejadian ini yakni amblasnya jembatan Amurang.