Saya memilih Full costing, karena untuk pengertian full costing adalah metode yang menjelaskan seluruh biaya yang dikeluarkan selama proses produksi seperti biaya variabel, biaya tetap, biaya langsung, dan biaya lainnya yang digunakan selama produksi. pada metode ini penentuan kos produksi yang memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik, baik yang berperilaku variabel maupun tetap. manfaat dari menggunakan fullcosting adalah bisa mengambil keputusan jangka panjang. Dan juga dari laporan keuangan full costing sendiri lebih detail seperti hasil penjualan, harga pokok produksi/penjualan, laba kotor, laba bersih, biaya pemasaran variabel, biaya pemasaran tetap, serta biaya administrasi dan umum variabel.
170910200007_Siti Susanti
The cut-off date for posting to this forum is reached so you can no longer post to it.