Saya lebih memilih Full costing, karena Full costing adalah suatu metode di dalam dunia akuntansi yang menjelaskan bahwa seluruh biaya yang dikeluarkan di dalam proses produksi, seperti biaya variabel, biaya tetap, biaya langsung, biaya investasi, dan seluruh biaya yang dimanfaatkan untuk proses produksi dimanfaatkan sebagai indikator penting untuk menghitung total biaya per unit atau harga pokok produksi di dalam suatu kegiatan bisnis. Full costing mampu menampilkan jumlah biaya overhead secara komprehensif karena memiliki dua jenis biaya di dalamnya, yakni biaya overhead tetap dan variabel. Metode full costing ini juga bisa melakukan penundaan dalam beban biaya overhead saat produk belum laku dijual di pasaran. Dan apabila beban biaya overhead untuk barang yang belum terjual, maka bisa dialihkan dengan cara mengurangi atau menambah harga pokok. Sehingga metode full costing inilah yang sering dijadikan sebagai tolak ukur dalam menghitung total biaya per unit maupun harga pokok produksi pada sebuah perusahaan.
Resti Fauzi_170910200008
The cut-off date for posting to this forum is reached so you can no longer post to it.