Berdasarkan pertanyaannya, jika saya menjadi seorang pemilik perusahaan lebih memilih untuk menggunakan metode full costing karena metode ini memaparkan semua biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi seperti biaya tetap, variabel, langsung, tidak langsung, dan semua biaya yang digunakan untuk proses produksi dijadikan sebagai tolak ukur untuk menghitung total biaya per unit atau hpp. Selain itu metode full costing juga mampu melakukan penundaan dalam beban biaya overhead ketika produk belum laku terjual di pasaran, dan pembebanan biaya overhead atas barang yang belum terjual bisa dialihkan untuk mengurangi atau menambah harga pokok. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga untuk menggunakan metode variabel costing.
Diskusi variabel costing
The cut-off date for posting to this forum is reached so you can no longer post to it.