Menggunakan full costing dimana full costing sendiri adalah Secara umum dalam akuntansi biaya bahwa full costing adalah metode yang tidak membedakan antara biaya produksi variabel dan tetap, karena seluruh biaya akan dimasukkan ke dalam harga pokok produksinya.
Pada ilmu akuntansi biaya dalam metode full costing adalah semua biaya yang telah dikeluarkan sebagai proses produksi. Maka melibatkan semua biaya yaitu seperti biaya variabel, biaya tetap, langsung, tidak langsung, investasi, dan seluruh biaya yang digunakan dalam proses produksi.
Sehingga metode inilah dijadikan sebagai tolak ukur dalam menghitung total biaya per unit maupun harga pokok produksi pada sebuah perusahaan.
Kelebihan:
1. Dapat menunjukkan seluruh jumlah biaya overhead dengan sangat detail atau komprehensif. Karena memiliki dua jenis biaya, yaitu overhead tetap serta variable.
2. Memberikan penundaan biaya ke dalam beban biaya overhead apabila produk tersebut belum laku terjual di pasaran.
3. Jika beban biaya overhead untuk barang yang belum terjual, maka bisa dialihkan dengan cara mengurangi atau menambah harga pokok.