Jika saya menjadi pemilik perusahaan yang menghasikan produk saya memilih untuk menggunakan perhitungan harga pokok metode full costing, karena memunculkan total biaya secara komprehensif dan mendetail, metode full costing mempunyai dua jenis biaya dalam didalamnya yaitu biaya overhead tetap, dan biaya overhead variabel, pada metode full costing cara tersebut dapat menunda biaya overhead ketika produk belum laku terjual di pasaran, dan dalam metode full costing memang menghitung semua biaya yang telah dikeluarkan dalam proses produksi, maka dijelaskan secara keseluruhan semua biaya yang timbul dalam proses produksi, seperti biaya variabel, biaya tetap, biaya langsung, biaya investasi, dan semua biaya yang digunakan sehingga lebih jelas. Jika beban biaya overhead untuk barang belum terjual, maka bisa dialihkan dengan cara menambah atau mengurangi harga pokok. Untuk metode full costing ini cocok juga pengambilan keputusan jangka panjang. Maka jika saya menjadi seorang pemilik perusahaan saya memilih metode full costing ini, tapi tidak menutup kemungkinan juga untuk menggunakan metode variabel costing untuk dapat menentukan pengambilan informasi dan pengambilan keputusan untuk jangka pendek dan membuat pesanan produk khusus
Fitri Aulia_1706101810119
The cut-off date for posting to this forum is reached so you can no longer post to it.