Skip to main content
You are not enrolled in any courses.

Course overview
List of all available courses
Completion requirements
Tanya Jawab Materi
Number of replies: 22
In reply to First post
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200021 Muhammad Zulfikar Ridho -
Assalamualaikum, selamat pagi. perkenalkan saya ridho dari kelompok 2.
izin bertanya, hal apa sajakah yang mempengaruhi nominal yangg diberikan oleh departemen pembantu? sepert contohnya. yg barusan di presentasikan oleh kel. dept.pembantu A memberikan nominal 55.102 dan dept.pembantu B memberikan nominal ssbesar 51.020. terimakasih sebelumnya 🙏
In reply to 170304200021 Muhammad Zulfikar Ridho
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200014 BAYU PANGESTU ADJIE -
selamat pagi Ridho, saya bayu pangestu dari kelompok 1 izin menjawab pertanyaan anda, jadi 55.102 dalam metode alokasi aljabar itu merupakan BOP departemen A setelah mendapat alokasi dari departemen B. Sedangkan 51.020 merupakan BOP departemen B setelah mendapatkan alokasi dari departemen A. Terima kasih
In reply to First post
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200025 Siti Vania Khoerunnisa -
Assalamualaikum Wr. Wb. perkenalkan saya vania dari kelompok 2 izin bertanya, apakah ada syarat dan kondisi tertentu agar bisa mengimplementasikan metode - metode untuk menetukan tarif BOP per departemen di suatu perusahaan? terimakasih sebelumnya 
In reply to 170304200025 Siti Vania Khoerunnisa
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200036 Anggita Dwi Ramadhanti -
Izin menjawab saya dari kelompok 6,
Penentuan tarif biaya overhead pabrik dilaksanakan melalui tiga tahap berikut:
1. Menyusun anggaran BOP
Dalam menyusun anggaran BOP mesti memperhatikan tingkat kegiatan yang akan digunakan sebagai dasar penaksiran BOP. Ada tiga macam kapasitas yang dapat dipakai sebagai dasar pembuatan anggaran BOP,yaitu :
- Kapasitas Praktis
Kapasitas teoritis dapat diartikan sebagai kapasitas pabrik atau suatu departemen untuk menghasilkan produk pada kecepatan penuh tanpa berhenti selama jangka waktu tertentu.
- Kapasitas Normal
Adalah kemampuan perusahaan untuk memproduksi dan menjual produknya dalam jangka panjang. Jika dalam penentuan kapasitaspraktis hanya diperhitungkan kelonggaran-kelonggaran waktu akibat faktor-faktor intern perusahaan, maka dalam penentuan kapasitas normal diperhitungkan pula kecenderungan penjualan dalam jangka panjang.
- Kapasitas Sesungguhnya yang Diharapkan
yaitu kapasitas sesungguhnya yang diperkirakan akan dapat dicapai dalam tahun yang akan datang. Penentuan tarif BOP atas dasar kapasitas praktis atau kapasitas normal merupakan pendekatan jangka panjang, yang menghubungkan tingkat kegiatan perusahaan dengan kapasitas fisik pabrik dan tidak dipengaruhi oleh perubahan-perubahan penjualan yang bersifat sementara.
2. Memilih dasar pembebanan BOP kepada produk
Dasar pembebanan ini dikenal sebagai satuan kegiatan atau satuan penghitung yakni satuan yang dipakai untuk mengetahui jumlah kegiatan yang telah dilakukan oleh bagian produksi dan bagian jasa dalam rangka proses produksi. Satuan kegiatan ini sangat diperlukan dalam penyusunan anggaran BOP karena pada prinsipnya BOP merupakan hasil perkalian antara satuan kegiatan dengan tarif BOP.
Beberapa dasar yang dapat dipakai sebagai satuan kegiatan untuk membebankan BOP kepada produk, antara lain:
- Satuan produk
Metode ini cocok digunakan untuk perusahaan yang hanya memproduksi satu jenis produk.
- Biaya bahan mentah
- Biaya Tenaga Kerja Langsung
- Jam Tenaga Kerja Langsung (JTKL)
- Jam Mesin
3. Menghitung tarif BOP
Setelah anggaran BOP selesai disusun dan ditentukan besar satuan kegiatan, maka langkah terakhir adalah menghitung tarif BOP.
In reply to 170304200025 Siti Vania Khoerunnisa
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200015 SHAFA ANNISA PRIBADI -
Saya Shafa Annisa dari kelompok 1, izin menjawab

Untuk menentukan tarif BOP per derpartemen adalah:
1. Penyusunan BOP per departemen
Jika produk diolah melalui beberapa tahap produksi, biasanya perusahaan tersebut membentuk lebih dari satu departemen produksi. Departemem produksi tersebut, perusahaan biasanya membentuk beberapa departemen pembantu untuk melayani berbagai kebutuhan departemen produksi
Penyusunan anggaran BOP per departemen dibagi menjadi empat tahap:
- Penaksiran BOP departemen atas dasar kapasitas yang direncanakan untuk
tahun anggaran
- Penaksiran BOP tak langsung departemen
- Distribusi BOP tak langsung departemen ke departemen-departemen yang
menikmati manfaatnya
- Menjumlah BOP per departemen (baik BOP langsung maupun tak langsung
departemen) untuk mendapatkan anggaran BOP per departemen (baik
departemen produksi maupun departemen pembantu)
In reply to First post
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200020 Natashya Paulina Jovanka -
perkenalkan saya natashya dari kelompok 2, izin bertanya, mengapa diperlukan penentuan tarif dalam departementalisasi biaya overhead pabrik? terimakasih sebelumnya
In reply to 170304200020 Natashya Paulina Jovanka
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200002 Ghina Maharsi Rosalin -
Saya Ghina Maharsi dari kelompok 1, izin menjawab

Departementalisasi biaya overhead pabrik bermanfaat untuk pengendalian biaya dan ketelitian penentuan harga pokok produk. Dengan digunakannya penentuan tarif-tarif biaya overhead pabrik yang berbeda-beda untuk tiap departemen, maka pesanan atau produk yang melewati suatu departemen produksi akan dibebani dengan biaya overhead pabrik sesuai dengan tarif departemen yang bersangkutan. Pengendalian biaya overhead pabrik dapat lebih mudah dilakukan dengan cara menghubungkan biaya dengan pusat terjadinya, sehingga dengan demikian akan memperjelas tanggung jawab setiap biaya yang terjadi dalam departemen tertentu.
In reply to 170304200020 Natashya Paulina Jovanka
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200017 Ghina Misrina Mardhotilah -
Izin menjawab, saya Ghina Misrina M 170304200017 dari Kelompok 3

Atas dasar pembebanan yang mungkin berbeda tiap departemen - departemen produksi yang ada maka tarif biaya overhead dihitung untuk setiap departemen produksi. Hal ini tentu akan mempermudah pengumpulan biaya overhead yang terjadi. Jika tarif biaya overhead pabrik telah dihitung dan ditentukan maka ketika pesanan produk yang diolah dalam departemen produksi akan dibebani dengan biaya atas tarif tersebut atau tarif yang sudah ditentukan. Penentuan tarif biaya overhead pabrik per departemen ini sangat penting pada perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan yang produknya melewati beberapa proses lebih dari satu departemen.
In reply to First post
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200036 Anggita Dwi Ramadhanti -
Assamamualaikum,selamat pagi.saya ingin bertanya mengenai faktor-faktor apa saja yang dipertimbangkan untuk menetapkan tarif overhead departementalisasi?,terima kasih sebelumnya
In reply to 170304200036 Anggita Dwi Ramadhanti
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200022 Zahra Fairus -
saya zahra fairus darai kelompok 1, izin menjawab pertanyaan dari anggita 
 
Tarif yang digunakan dalam overhead pabrik berbeda satu sama lain. Misalnya terhadap satu perusahaan dengan perusahaan lain,masing-masing depertemen ,pusat biaya,dan kelompok biaya dalam perusahaan.
faktor yang dapat mempengaruhi dalam penentuan tariff overhead pabrik adalah:
1. Dasar yang digunakan
2. Pemilihan tingkat aktivitas
3. Memasukkan atau tidak memasukkan overhead pabrik tetap
4. Menggunakan tarif tunggal atau untuk aktivitas jasa

Penentuan dasar tarif yang digunakan merupakan hal yang penting untuk menentukan overhead pabrik yang sewajarnya dibebankan kepada produk.
In reply to 170304200036 Anggita Dwi Ramadhanti
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200013 Alisa zahra -
Waalaikumsalam, Saya Alisa Zahra dari kelompok 5 izin menjawab pertanyaan anggita. Faktor-faktor yang dipertimbangkan untuk menetapkan tarif overhead departementalisasi, yaitu :
1. Tentukan dari kesamaan operasi dan mesin dari setiap departemennya
2. Lokasi dari kegiatan operasi dan mesin
3. Tanggung jawab atas produksi dan biaya
4. Hubungan operasi terhadap aliran produk
5. Jumlah departemenn
In reply to First post
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200030 NADYA ALLYSSIA PUTRI -
Assalammualaikum saya Nadya dari kelompok 2 izin bertanya
Dalam penentuan tarif BOP, apakah diperlukan tahapan spesifik untuk penyusunan anggarannya? Terimakasih sebelumnya
In reply to 170304200030 NADYA ALLYSSIA PUTRI
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200008 AULIA NURWAHIDA HERMAYADI PUTRI -
Waalaikumsalam, Saya Aulia dari kelompok 1 ingin menjawab. Dalam penentuan tarif BOP, diperlukan tahapan spesifik untuk penyusunan anggarannya. Jika produk diolah melalui beberapa tahap proses produksi, biasanya perusahaan membentuk lebih dari satu departemen produksi. Di samping departemen produksi tersebut, perusahaan biasanya membentuk beberapa departemen pembantu untuk melayani berbagai kebutuhan departemen produksi.
In reply to First post
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200018 Gusti Arya Nugraha -
Assalammualaikum wr.wb
Perkenalkan nama saya Gusti Arya dari klompok 2. Izin bertanya, Dalam kondisi dan bagaimana metode alokasi langsung, alokasi bertahap, dan alokasi aljabar tepat/cocok untuk di gunakan?
In reply to 170304200018 Gusti Arya Nugraha
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200002 Ghina Maharsi Rosalin -
Saya Ghina Maharsi dari kelompok 1, izin menjawab

- Untuk metode alokasi langsung digunakan untuk memuat sepenuhnya departemen operasi dengan biaya overhead yang menjadi tanggung jawab mereka. Pada metode ini tidak ada departemen pembantu yang memakai jasa departemen pembantu yang lain.
- Untuk metode alokasi bertahap digunakan apabila jasa yang dihasilkan departemen pembantu tidak hanya dipakai oleh departemen produksi saja, tapi digunakan pula oleh departemen pembantu yang lain. Sebagai contoh, departemen pembangkit tenaga listrik memberikan jasa berupa listrik kepada departemen bengkel. Sebaliknya, departemen pembangkit tenaga listrik menerima jasa reparasi dan pemeliharaan dari departemen bengkel. Baik departemen bengkel maupun pembangkit tenaga listrik adalah departemen pembantu.
- Untuk metode alokasi aljabar digunakan saat jumlah biaya tiap-tiap departemen pembantu dinyatakan dalam persamaan aljabar. Metode ini dapat diterapkan jika antar departemen jasa saling memberikan jasa. Metode ini mengalokasikan biaya ke departemen produksi dan antar departemen jasa.
In reply to 170304200018 Gusti Arya Nugraha
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200008 AULIA NURWAHIDA HERMAYADI PUTRI -
Waalaikumsalam, wr. wb. Saya Aulia Nurwahida Hermayadi Putri dari kelompok 1 izin menjawab. Metode alokasi langsung digunakan apabila jasa yang dihasilkan oleh departemen jasa hanya dinikmati/dimanfaatkan oleh departemen produksi, dan tidak ada departemen jasa lain yang memakai jasa tersebut (Departemen Jasa tidak memakai jasanya), metode alokasi bertahap digunakan apabila jasa yang dihasilkan departemen jasa tidak hanya dinikmati oleh departemen produksi saja, melainkan digunakan pula oleh departemen jasa yang lain. Sebagai contoh bagian jasa terdiri dari bagian pembangkit tenaga listrik dan bagian reparasi. Bagian pembangkit tenaga listrik menggunakan sebagian jasa yang disediakan oleh bagian reparasi untuk memperbaiki mesin-mesin diesel. Sebaliknya bagian reparasi menggunakan pula sebagian jasa yang disediakan oleh bagian pembangkit listrik untuk menggerakkan peralatan reparasi.
In reply to 170304200018 Gusti Arya Nugraha
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200005 Indira Tasyifa Nurrahima -
Waalaikumsalam, perkenalkan saya Indira Tasyifa dari kelompok 6 izin menjawab pertanyaan dari gusti
1. Metode alokasi langsung, digunakan apabila jasa yang dihasilkan oleh departemen jasa hanya dinikmati/dimanfaatkan oleh departemen produksi, dan tidak ada departemen jasa lain yang memakai jasa tersebut
2. Metode alokasi bertahap, digunakan bila jasa yang dihasilkan departemen jasa tidak hanya dinikmati oleh departemen produksi saja, melainkan digunakan juga oleh departemen jasa lain
3. Metode alokasi aljabar, digunakan apabila jumlah biaya departemen pembantu yang dialokasikan adalah biaya dari departemen pembantu liannya yang diperhitungkan secara timbal balik, dan untuk menentukan jumlah biaya departemen tersebut digunakan persamaan aljabar

terima kasih
In reply to First post
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304190013 R. Muhammad Alif Hidayatullah -
Assalamualikum teman-teman. Izin bertanya, apa saja manfaat dari dilakukannya Departementalisasi biaya overhead Pabrik? terimaksih sebelumnya.
In reply to 170304190013 R. Muhammad Alif Hidayatullah
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200022 Zahra Fairus -
ya zahra fairus dari kelompok 1 izin menjawab atas pertanyaan yang diberikan oleh M Alif

Departementalisasi BOP bermanfaat untuk pengendalian biaya dan ketelitian penentuan harga pokok produk.
Pengendalian BOP dapat lebih mudah dilakukan dengan cara menghubungkan biaya dengan pusat terjadinya.
Sehingga akan memperjelas tanggung jawab setiap biaya yang terjadi dalam departemen tertentu.

Dengan digunakannya tarif-tarif BOP yang berbeda-beda untuk tiap departemen. Maka pesanan atau produk yang melewati suatu departemen produksi akan dibebani dengan biaya OHP sesuai dengan tarif departemen yang bersangkutan.
In reply to 170304200022 Zahra Fairus
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200035 Dinda Tiara Sani -
Assalamu'alaikum, selamat pagi, saya Dinda Tiara Sani dari kelompok 3. Saya izin bertanya, apa yang terjadi pada sebuah pabrik jika tidak melakukan departementalisasi biaya overhead? Dan apakah semua pabrik akan melakukan departementalisasi biaya overhead? Terima kasih ya 🙏
In reply to 170304200022 Zahra Fairus
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200004 Ali Izzatul Ihsan -
Izin menambahkan,terkhusus manfaat bagi seorang manager keuangan atau bahkan Dirut dari perusahaan manufaktur,Departemensasi BOP akan memberikan pemetaan alokasi Overhead Pabrik secara jelas, Jika dikemudian hari keuangan sebuah perusahaan manufaktur mengalami krisis finansial dan harus tetap beroperasi, Keputusan untuk mengalokasikan keuangan yang masih ada, dapat lebih mudah menentukan skala prioritasnya
In reply to First post
Re: Tanya Jawab Materi
by 170304200004 Ali Izzatul Ihsan -
Setiap perusahaan manufaktur memiliki struktur organisasi/departemen yang mungkin dari segi jumlah hingga fungsinya terdapat perbedaan,untuk menentukan metode yang paling efektif dalam departemensasi BOP ini,apa yang perlu dipertimbangkan oleh sebuah perusahaan manuffaktur ?? dan apakah dari segi jumlah departemen yang ada di perusahaan akan memperngaruhi keefektifan departemensasi BOP ini ??