Section outline
-

Problematika aktual dalam pengadaan hijauan pakan di Indonesia. Membahas tanah sebagai bagian dari ekosistem hijauan makanan ternak, konsep kesuburan tanah, pupuk dan pemupukan, pengenalan dan pemahaman tentang peranan hijauan rumput dalam produksi ternak. Anatomi dan morfologi berbagai jenis tanaman makanan ternak. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, produksi, dan nilai gizi berbagai hijauan makanan ternak. Pengenalan gulma dan pengendaliannya. Berbagai cara memproduksi hijauan makanan ternak secara berkelanjutan. Metode penelitian dalam bidang produksi hijauan makanan ternak. Pengelolaan dan pengembangan kebun rumput.
Tujuan Pembelajaran Umum : Setelah mahasiswa mengikuti matakuliah Agrostologi, mahasiswa akan dapat menyusun rencana pengelolaan padang rumput dan kebun rumput secara berkelanjutan (C5)
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok Pendahuluan, mahasiswa akan dapat menjelaskan gambaran umum Mata kuliah Agrostologi dengan benar (C2)
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan sifat kimia dan biologi tanah, mahasiswa akan dapat menjelaskan hubungan sifat kima dan biologi tanah dengan produksi tumbuhan pakan sesuai dengan tujuan produksi (C2)
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan pupuk , mahasiswa akan dapat membedakan jenis jenis pupuk bagi tumbuhan pakan sesuai dengan tujuan produksi (C3)
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan pemupukan, mahasiswa akan dapat memupuk tumbuhan pakan sesuai dengan cara cara yang benar untuk tujuan produksi (C3)
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan anatomi rumput, mahasiswa akan dapat menggunakan bagian-bagian tanaman makanan ternak sesuai dengan tujuan penggunaan (C3)
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan anatomi legume, mahasiswa akan dapat menggunakan bagian-bagian tanaman makanan ternak sesuai dengan tujuan penggunaan (C3)
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan perbanyakan tanaman, mahasiswa akan dapat memproduksi tanaman makanan ternak secara optimal (C3)
-
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan pengenalan spesies-spesies rumput, mahasiswa akan dapat menganalisis potensi tanaman hijauan pakan sesuai dengan karakteristik dari masing-masing tanaman hijauan pakan. (C4)
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan pengenalan spesies-spesies legum, mahasiswa akan dapat menganalisis potensi tanaman hijauan pakan sesuai dengan karakteristik dari masing-masing tanaman hijauan pakan. (C4)
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan gulma, mahasiswa akan dapat membedakan cara pengendalian gulma sesuai dengan karakteristik gulma tersebut. (C5)
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan pengenalan species species gulma, mahasiswa akan dapat membedakan jenis gulma sesuai dengan karakteristik gulma tersebut. (C5)
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan pengelolaan padang rumput dan kebun rumput, mahasiswa akan dapat menyusun rencana pengembangan padang rumput dan kebun rumput untuk memproduksi hijauan pakan secara berkelanjutan dengan benar. (C5).
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan pengelolaan padang rumput dan kebun rumput, mahasiswa akan dapat menyusun rencana pengembangan padang rumput dan kebun rumput untuk memproduksi hijauan pakan secara berkelanjutan dengan benar. (C5).
-
-
-
Setelah mahasiswa mengikuti kuliah dengan pokok bahasan prosedur penelitian di padang rumput dan kebun rumput, mahasiswa akan dapat menyusun rencana pelaksanaan penelitian agrostologis, baik di padang rumput maupun di kebun rumput (C5)
-
-