Skip to main content
You are not enrolled in any courses.

Course overview
List of all available courses

Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia

Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by 198307012010122004 Laila Qodariah -
Number of replies: 11

Melihat bahasan pada poin 1, apakah kaitan antara manusia dan etika? Mengapa perlu ada etika untuk kehidupan manusia?

In reply to 198307012010122004 Laila Qodariah
by 190110180035 Azka Azkiya Isdiansyah -
2. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dibutuhkan penjelasan mengenai etika. Etika merupakan kerangka moral yang diterapkan pada sekelompok orang, biasanya dokter, psikolog, atau kelompok lainnya sebagai pedoman ketika menghadapi isu etis yg terjadi (Banyard & Flannagan, 2006). Selain itu menurut sudut pandang filsafat, etika dapat dilihat sebagai cabang filsafat yang membahas tentang bagaimana manusia harus bertindak terhadap satu sama lain (Kitchener, 2000). Jadi, dapat disimpulkan etika merupakan kerangka moral yang berisikan aturan-aturan perilaku terhadap sesama manusia dan seringkali diterapkan di suatu kelompok profesional juga kelompok masyarakat.

2b: Manusia sebagai makhluk sosial, tidak bisa terlepas dari fakta bahwa manusia harus hidup berdampingan dengan manusia lainnya. Untuk mencerminkan ketentraman berinteraksi, penting untuj menerapkan etika dalam menuntun aktivitas, keharmonisan lingkungan dan mengatur hak makhluk hidup. Salah satu contoh penerapan etika pada terlihat pada video yang menceritakan kebudayaan masyarakat Jepang. Pada video diceritakan mengenai interkasi dan harmonitas yang dijunjung tinggi penduduk Jepang dengan menunjukkan rasa hormat yang tinggi dengan orang sekitarnya. Gülcan (2015) menyatakan bahwa tindakan, perilaku dan interaksi individu dalam kehidupan sehari-hari merupakan subjek etika. Tidak hanya itu, individu juga memiliki kapasitas dalam dirinya untuk menentukan pilihan dan bertanggung jawab atas keputusan juga perilakunya.
In reply to 198307012010122004 Laila Qodariah
Re: Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by 190110180083 VANIA DIVA SALSABILA HAMZAH -
Pada dasarnya manusia memiliki prinsip-prinsip yang dipegang sendiri, tetapi mereka merupakan bagian dari suatu kelompok tertentu yang memiliki aturan yang sama.
Manusia dan etika sama-sama memiliki aturan yang dipegang sesuai dengan kelompoknya masing-masing.
Misalnya kita sebagai warga Indonesia yang memiliki banyak perbedaan suku, budaya, namun kita mempunyai sumber prinsip yang sama di bawah suatu negara.
Etika perlu ada untuk kehidupan manusia karena etika dapat membantu agar masyarakat dapat lebih teratur dan tentram, menghindari adanya konflik-konflik di lingkungan kelompok, dapat mengurangi adanya perilaku-perilaku yang tidak cocok dalam suatu kelompok, dan manusia memiliki panduan mengenai bagaimana harus berperilaku di suatu kelompok tertentu.

- Vania Diva Salsabila Hamzah
Perwakilan Kelompok 2
In reply to 198307012010122004 Laila Qodariah
Re: Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by 190110180133 INEZA TIFANY PUTRI -
Berdasarkan hasil diskusi kami, berikut kaitan manusia dari berbagai sudut pandang dengan etika.

Fenomenologi
Manusia secara aktif menginterpretasikan apa yang terjadi di sekitar mereka dan memahami dunia melalui pengalaman pribadinya (Littlejohn et al., 2017). Dalam memahami dunia diperlukan adanya pengetahuan terkait bagaimana manusia bertindak. Pengetahuan tersebut diatur dalam suatu cabang filsafat yang berbicara mengenai tindakan manusia, yaitu etika. Etika mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak berdasarkan norma-norma tertentu. Hal ini sesuai dengan tinjauan manusia secara fenomenologis. Sehingga, tindakan dan sikap yang dihasilkan oleh manusia berasal dari kesadaran dirinya dan kemudian tampak dari sikap luarnya.

Ekstensialisme
Manusia memiliki kemampuan untuk keluar dari dirinya dan melampaui segala keterbatasan yang mereka miliki (Abidin, 2011). Oleh sebab itu, para eksistensialis menyebut manusia sebagai suatu proses, “menjadi”, gerak yang aktif dan dinamis. Sehingga, dalam kehidupan manusia yang aktif dan dinamis tersebut diperlukan suatu pola atau standar berisikan nilai-nilai dasar bagi manusia yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam bertindak dan berperilaku. Selain itu, etika juga dikembangkan agar manusia dapat memiliki pemahaman baik atau buruk terhadap tindakan dan perilaku yang dihasilkan.

Materialisme
Para materialis meyakini bahwa esensi dari kenyataan, termasuk esensi manusia bersifat material atau bersifat fisik (Abidin, 2006). Ciri utama dari kenyataan material atau fisik yaitu menempati ruang dan waktu, memiliki keluasan dan bersifat objektif. Esensi manusia bersifat material atau fisik dapat dihubungkan dengan etika. Hal ini dikarenakan etika memandang manusia dari segi dalam, tidak hanya secara lahiriah saja. Selain itu, etika juga terus berevolusi dan masuk ke dalam setiap aspek kehidupan manusia, tidak hanya sebagai cara dalam pergaulan melainkan telah menjadi bagian dari peradaban manusia. Etika tidak hanya menjadi pedoman manusia dalam berperilaku sesuai nilai-nilai dasar, tetapi menjadi pedoman untuk lingkup yang lebih luas seperti dalam pekerjaan, pemerintahan, berkendara, berkomunikasi, berpolitik, dan lainnya.

Sosiologi
Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan manusia lain untuk dapat menjalani kehidupannya. (Ariyati, 2018). Oleh sebab itu, agar hubungan manusia dengan manusia lainnya tetap terbangun harmonis diperlukan etika sebagai batasan dalam segala pilihan dan tindakan yang dihasilkan oleh manusia tersebut.

Mengapa perlu ada etika untuk kehidupan manusia?
Manusia merupakan individu yang unik sehingga manusia yang satu dengan yang lainnya pasti berbeda. Perbedaan antar manusia tersebut dapat memunculkan gesekan atau konflik yang dapat mengganggu kehidupan manusia. Kehidupan manusia yang selalu bersinggungan dengan manusia lainnya membuat manusia memerlukan suatu aturan yang dapat memandu perilaku mereka sehingga tercipta keharmonisan dalam hubungan antar manusia. Etika dalam kehidupan manusia berperan dalam mengatur bagaimana seseorang berperilaku berdasarkan benar-salah atau baik-buruknya suatu perilaku. Video yang berjudul “5 Reasons Why The Japanese Are So Polite” menunjukkan bahwa penerapan etika pada masyarakat Jepang sejak kecil berupa sikap bertanggung jawab dan sopan mengarahkan pada keharmonisan sosial serta membuat hidup mereka berjalan lebih lancar dan teratur. Selain itu, masyarakat Singapura juga menerapkan etika dalam kehidupan sehari-harinya dengan menghindari perilaku ilegal dan menaati aturan secara disiplin yang berdampak pada rendahnya tingkat kejahatan di Singapura (dari video “7 Reasons Why Singapore’s Crime Rate is So Low”). Kedua video tersebut menunjukkan bahwa etika diperlukan untuk memandu dan mengarahkan perilaku manusia agar manusia melakukan perilaku yang dinilai baik dan benar serta menghindari perilaku yang dinilai buruk dan salah sehingga tercipta keteraturan dan keharmonisan dalam kehidupan manusia.

- Ineza Tifany Putri
Kelompok 6A
In reply to 190110180133 INEZA TIFANY PUTRI
Re: Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by 190110180133 INEZA TIFANY PUTRI -
Berikut anggota kelompok 6:
1. Angela Fergie A (190110180025)
2. Talitha Irhamna S (190110180027)
3. Rizky Putri A (190110180033)
4. Salsabila Yulianti (190110180043)
5. Ignasia Geralda Vania (190110180073)
6. Syarafina Zata Yumni (190110180099)
7. Ineza Tifany P (190110180133)
8. Naomi Marsha A M (190110180155
In reply to 198307012010122004 Laila Qodariah
Re: Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by 190110180001 Janice Grace Lusiani Larasati Simanjuntak -
Etika adalah suatu ilmu atau seperangkat aturan atau kode etik yang menunjukkan bagaimana seorang manusia dalam suatu kelompok harus bertindak berdasarkan apa yang dianggap baik atau buruk, benar atau salah (Barnyard & Flanagan, 2006; Kitchener, 2000).

Menurut fenomenologi, tindakan manusia selalu memiliki makna, dan makna tersebut bersifat identik dengan motif tindakan (Hasbiansyah, 2008). Etika pun hadir untuk mengarahkan manusia bertindak ke arah yang benar. Dan karena manusia adalah makhluk sosial, sebagaimana yang dituturkan dalam ilmu sosiologi, hal tersebut juga dapat dilakukan demi menjaga martabat dan kesejahteraan bersama.

Pandangan eksistensialisme pun mengemukakan bahwa manusia bersifat terbuka; masih bisa dibentuk. Pada awalnya, bisa saja seorang individu memegang motif negatif ketika bertindak, namun bukan berarti individu tersebut akan terus demikian seumur hidupnya. Berdasarkan filsafat moral, manusia juga dinilai mampu berpikir dan mencari pengetahuan. Manusia dianugerahi kemampuan untuk memikirkan apakah tindakannya benar atau salah; menguntungkan atau merugikan orang lain; baik atau buruk. Oleh karena itu, manusia masih dapat mengubah dan membentuk motif dari tindakan serta caranya bertindak ke arah yang lebih positif.

Kelompok 4A
1. Janice Grace LLS (180001)
2. Ananda Rainy Akram (180053)
3. Afiya Nur Nabila (180045)
4. Viory Sjahrani (180115)
5. Nabila Mufida LD (180149)
6. Maria Carolin (190011)
7. Rachma Syifa (190017)
8. Timothea Indirakristi Aditaputri (190065)
9. Putri Adinda Novianti (190121)
In reply to 198307012010122004 Laila Qodariah
Re: Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by MAULIDYA MAULIDYA KUMARANINGTYAS -
Etika dapat berfungsi untuk “memanusiakan manusia” karena salah satu ciri manusia yang membedakannya dengan makhluk lain adalah bahwa manusia memiliki hati atau perasaan dan akal pikiran. Akal ini jika digunakan secara benar akan meningkatkan taraf kemanusiaaannya, tetapi jika digunakan secara tidak benar akan menurunkan derajat manusia menjadi binatang bahkan lebih rendah dari binatang (Wilujeng, 2013).
Di sini, etika menuntun manusia untuk menggunakan perasaan dan akal ini untuk bertingkah laku baik dalam menjalin hubungan dengan manusia lain. Manusia juga merupakan bagian dari alam atau masyarakat dan makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain, untuk itu penting untuk menjalin hubungan yang baik dengan manusia lain. Karena jika kita tidak beretika maka cenderung sulit untuk berhubungan baik dengan manusia lain. Pada dasarnya setiap manusia ingin dihargai satu sama lain. Manusia secara naluriah ingin menciptakan citra yang baik tentang dirinya kepada orang lain. Untuk alasan itu maka manusia perlu beretika. Dan yang lebih penting dengan beretika maka manusia itu akan lebih di akui atau disegani oleh orang lain.

Sumber:
Wilujeng, S. R. (2013). Filsafat, etika, dam ilmu: Upaya memahami hakikat ilmu dalam konteks keindonesiaan. Humanika: Jurnal Ilmiah Kajian Humaniora, 17(1), 79–90. https://doi.org/10.14710/humanika.17.1

- Kelompok 5A -
1. Tia Fitriani (190110180021)
2. Afriliani Dwi Hartati (190110180023)
3. Irvia Rizky Valencianes (190110180065)
4. Tafia Afina Putri (190110180069)
5. Angela Anastasya Lasut (190110180071)
6. Maulidya Kumaraningtyas (190110180087)
7. Grace Kezia Oktavian (190110180093)
8. R Satrio Wibowo (190110180121)
In reply to 198307012010122004 Laila Qodariah
Re: Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by 190110180019 Winni Naurahma Astri -
Kaitan manusia dengan etika
Etika merupakan suatu kerangka moralitas manusia mengenai standar-standar benar-salah yang menentukan perilaku yang seharusnya dilakukan atau tidak dilakukan oleh manusia, yang mencakup kebenaran, obligasi, keuntungan bagi masyarakat, keadilan atau nilai-nilai baik yang spesifik (Velasquez et al, 1987).
Merujuk pada definisi di atas, etika memiliki keterkaitan dengan manusia yaitu pada bagaimana etika mempengaruhi perilaku manusia. Etika bertujuan membentuk pola perilaku yang benar pada manusia. Kebenaran perilaku manusia dapat terbentuk dari alasan dan argumen yang kuat dan konsisten akan apa yang benar dan salah.
Lebih dalam lagi, sekelompok orang atau profesi tertentu seperti psikolog atau dokter memiliki pedoman etik yang lebih spesifik. Pedoman etika pada kelompok orang atau profesi tertentu digunakan ketika berhadapan dengan isu etis pada konteks kelompok atau pekerjaannya (Banyard & Flannagan, 2006).

Mengapa perlu ada etika untuk kehidupan manusia?
Manusia merupakan makhluk individu dan sosial, dimana manusia untuk memenuhi kebutuhanya manusia harus hidup berdampingan dengan manusia lainnya. Etika bersangkutan dengan bagaimana manusia dapat berperilaku berdasarkan sosial, agama, atau masyarakat yang dianggap benar. Oleh karena itu, etika berperan penting agar manusia dalam melaksanakan aktivitas dan kepentingannya tidak mengganggu hak-hak manusia lain di sekitarnya, serta dapat menjaga keharmonisan lingkungan. Gülcan (2015) mengatakan bahwa tindakan dan pengalaman individu dalam kehidupan sehari-hari adalah subyek etika. Oleh karena itu, etika diperlukan dalam kehidupan manusia, Individu juga memiliki kapasitas untuk memikirkan pilihannya, jadi ia bertanggung jawab atas semua keputusan dan tindakannya.

Daftar Pustaka
Banyard, P., & Flanagan, C. (2005). Ethical issues and guidelines in psychology. New York:Routledge.
Gülcan, N. Y. (2015). Discussing the Importance of Teaching Ethics in Education. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 174, 2622–2625. doi:10.1016/j.sbspro.2015.01.942
Velasquez, M., Andre, C., Shanks, S.J., & Meyer, M. (1987). What is ethics?. Journal of Issues in Ethics

Kelompok 7 Kelas A
Asha Kamila (190110180011)
Winni Naurahma (190110180019)
Hamidah Rabbani (190110180049)
Syaffa Salsabila (190110180059)
Sulthan Akbar Bilad (190110180067)
Hafiyyan Izdihar Iman (190110180091)
Zakaria Anshari (190110180143)
Safira Audia (190110180147)
Rafid Khair (190110190045)
In reply to 198307012010122004 Laila Qodariah
Re: Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by TRIE Trie Septia Nurhaliza -
Berdasarkan jawaban dari pertanyaan nomor 1, menurut filsafat eksistensialisme esensi manusia adalah kebebasan. Manusia merupakan makhluk yang bebas dalam menentukan, mengatur, memilih, dan memberi makna pada realitas. Oleh karena memiliki kebebasan dalam memilih, maka akan muncul pertanyaan mengenai bagaimana seharusnya seorang manusia berperilaku? Bagaimana caranya agar perilaku-perilaku tersebut memiliki makna baik bagi diri sendiri maupun orang lain? Etika dapat membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Hal ini dikarenakan etika adalah salah satu cabang filosofis yang mengkaji bagaimana manusia harus berperilaku antar sesama manusia dengan mempertimbangkan nilai-nilai dari perilaku tersebut (Kitchener, 2000).

Manusia membutuhkan etika di dalam hidupnya karena dengan etika, manusia dapat mengetahui dan mengaplikasikan konsep baik dan buruk di lingkungan masyarakat sehingga etika dapat menjadi pedoman dalam berperilaku. Dengan etika juga manusia dapat bertindak sesuai standar tingkah laku dalam berbagai situasi, seperti ketika manusia berperan sebagai anggota keluarga, teman, masyarakat, dan warga negara. Di sisi lain, perilaku yang berdasar pada etika akan membuat manusia tersebut tidak akan banyak mengalami konflik ketika sedang berinteraksi dengan sesamanya karena nilai-nilai dalam etika sendiri ditujukan untuk kepentingan orang banyak dan kesejahteraan manusia.

Daftar Pustaka:
Kitchener, K. S. (2000). Foundations of Ethical Practice, Research, and Teaching in Psychology. Lawrence Erlbaum Associates.

Kelompok 3A:
Trie Septia N. (190110180037)
Adilla Aulia A. (190110180051)
Lindia Lastri Muthiah (190110180105)
Cantika Athallarahmi (190110180107)
Aninda Nurbaeti Rahman (190110180111)
Adinda Nadine N.A. (190110180113)
M. Habibi Putra W. (190110180117)
Sherafina Natasya (190110190053)
Steffi Madeleine (190110190057)
In reply to 198307012010122004 Laila Qodariah
Re: Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by RAFIKA RAFIKA HALIDANIAR -
Filsafat manusia telah mencoba menjelaskan makna dari manusia. Dari berbagai pandangan tersebut, secara umum menyatakan bahwa manusia merupakan “subjek” yang hidup memiliki kesadaran penuh akan hal yang ia lakukan. Manusia memiliki rasionalitas kesadaran, juga kebutuhan-kebutuhannya sebagai manusia. Namun, dalam kehidupannya, manusia hidup berdampingan satu sama lain. Dengan akal budi yang dimiliki manusia, manusia menciptakan aturan dalam berkehidupan, yang disebut sebagai etika. Etika diciptakan untuk menjadi pedoman bagi manusia demi menciptakan masyarakat yang sejahtera.

Rafika Halidaniar perwakilan dari kelompok 8A:
Hamni Aisyah Amini (190110180031)
Erika Chaidar (190110180055)
Mikaila Reggiana Sulaeman (190110180085)
Cut Shabirah Miadarma (190110180109)
Farhan Hidayat (190110180123)
Azzahra Nurfatihah Elnithania Poeloengan (1901110180125)
Kirana Michellia Priyanka (190110180139)
Rafika Halidaniar (190110180151)
Viola Sahda Rembulan (190110180153)
In reply to 198307012010122004 Laila Qodariah
Re: Mengapa harus ada etika dalam kehidupan manusia
by 190110180017 Miqdam Tsabit Alkayyis -
Etika merupakan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam kehidupannya sehingga etika berfungsi untuk membantu manusia mengambil sikap dan tindakan yang tepat dalam berperilaku di kesehariannya. Perlu adanya etika dalam kehidupan manusia diharapkan memberikan keamanan dan kenyamanan dalam beraktifitas serta sebagai pedoman dalam menjalankan aktifitas. Selain itu etika juga bisa membantu manusia tentang bagaimana harus bertindak dan berperilaku supaya diterima masyarakat, dimana tindakan atau perilaku itu dinilai sebagai perilaku terpuji atau tidak. Itulah kenapa etika perlu ada dan berkaitan erat dengan kehidupan manusia sehari hari baik dalam beraktifitas, berperilaku atau bekerja.

Miqdam Tsabit Alkayyis
Perwakilan Kelompok 9A