Eksistensialisme, Filsafat eksistensi Soren Aabye Kierkegaard (1883-1855) → Manusia yang bebas dapat mengatur, memilih dan dapat memberi makna pada realitas. Tahap Estetis (Orientasi hidup manusia sepenuhnya diarahkan untuk mendapatkan kesenangan), Etis (Individu mulai menerima kebajikan-kebajikan moral dan memilih untuk mengikatkan diri kepadanya), dan Religius (Tidak dibutuhkan alasan atau pertimbangan rasional dan ilmiah di sini, Yang diperlukan hanyalah keyakinan subyektif yang berdasarkan pada iman).
Fenomenologi → Manusia adalah sebuah fenomena baik secara individual maupun kolektif.Fenomenology melihat manusia sebagai subjek yang memiliki kesadaran akan mengalami fenomena sebagai pengalaman yang dialami sebagai suatu pengalaman subjektif
Filsafat Manusia (Secara Umum) → Manusia hadir sebagai makhluk yang multi dimensi. Dalam hal ini manusia sebagai makhluk individu benar-benar berdiri kokoh dalam kemandiriannya. Demikian pula manusia sebagai makhluk sosial senantiasa mengatur dengan kehidupan kehidupan masyarakat yang beraneka ragam.
Idealisme → Aliran ini berpendapat bahwa segala hakikat sesuatu yang ada di dunia ini adalah ruh, juga makna manusia adalah ruh.
Materialisme → aliran serba zat ini mengatakan yang sungguh-sungguh ada itu adalah zat atau materi, alam ini adalah zat atau materi dan manusia adalah unsur dari alam, maka dari itu manusia adalah zat atau materi.
Antropologi → tiga sudut pandang makna manusia, yaitu manusia sebagai Makhluk individu (Manusia sebagai individu memiliki hak asasi sebagai kodrat alami atau sebagai anugerah Tuhan kepadanya. Hak asasi manusia sebagai pribadi itu terutama hak hidup, hak kemerdekaan dan hak milik), Makhluk sosial (Adanya kesadaran interdependensi dan saling membutuhkan serta dorongan-dorongan untuk mengabdi sesamanya adalah asas sosialitas itu), dan Makhluk susila (Bersumber pada kepercayaan bahwa budi nurani manusia secara apriori adalah sadar nilai dan pengabdi norma-norma. Kesadaran susila atau sense of morality tak dapat dipisahkan dengan realitas sosial, sebab, justru adanya nilai-nilai, efektivitas nilai-nilai, berfungsinya nilai-nilai hanyalah di dalam kehidupan sosial).
Muhammad Yusuf Dzaudan Agus Perwakilan Kelompok 9A:
Fenomenologi → Manusia adalah sebuah fenomena baik secara individual maupun kolektif.Fenomenology melihat manusia sebagai subjek yang memiliki kesadaran akan mengalami fenomena sebagai pengalaman yang dialami sebagai suatu pengalaman subjektif
Filsafat Manusia (Secara Umum) → Manusia hadir sebagai makhluk yang multi dimensi. Dalam hal ini manusia sebagai makhluk individu benar-benar berdiri kokoh dalam kemandiriannya. Demikian pula manusia sebagai makhluk sosial senantiasa mengatur dengan kehidupan kehidupan masyarakat yang beraneka ragam.
Idealisme → Aliran ini berpendapat bahwa segala hakikat sesuatu yang ada di dunia ini adalah ruh, juga makna manusia adalah ruh.
Materialisme → aliran serba zat ini mengatakan yang sungguh-sungguh ada itu adalah zat atau materi, alam ini adalah zat atau materi dan manusia adalah unsur dari alam, maka dari itu manusia adalah zat atau materi.
Antropologi → tiga sudut pandang makna manusia, yaitu manusia sebagai Makhluk individu (Manusia sebagai individu memiliki hak asasi sebagai kodrat alami atau sebagai anugerah Tuhan kepadanya. Hak asasi manusia sebagai pribadi itu terutama hak hidup, hak kemerdekaan dan hak milik), Makhluk sosial (Adanya kesadaran interdependensi dan saling membutuhkan serta dorongan-dorongan untuk mengabdi sesamanya adalah asas sosialitas itu), dan Makhluk susila (Bersumber pada kepercayaan bahwa budi nurani manusia secara apriori adalah sadar nilai dan pengabdi norma-norma. Kesadaran susila atau sense of morality tak dapat dipisahkan dengan realitas sosial, sebab, justru adanya nilai-nilai, efektivitas nilai-nilai, berfungsinya nilai-nilai hanyalah di dalam kehidupan sosial).
Muhammad Yusuf Dzaudan Agus Perwakilan Kelompok 9A:
Nurmeila Salsabila 190110180009
Miqdam Tsabit Alkayyis 190110180017
Nd Nisa Cantika Dinata 190110180077
Muhammad Yusuf Dzaudan Agus 190110180127
Altof Fadilah Abdurrahman Iskandar 190110180129
Maulana Ahmad Ghiffari 190110180135
Aryo Bimo Adiie 190110180079
Maida Beryl S 190110180061
Ariyanti Sri N 190110180041